MATA INDONESIA, JAKARTA – Tokoh pemuda Papua diminta menghentikan manuver menjelang disahkannya otonomi khusus (Otsus) Papua dan mulai menyatukan pikiran dengan seluruh rakyat serta pemerintah provinsi paling timur Indonesia tersebut.

“Kalau tujuannya untuk kepentingan pembangunan Papua agar satukan pikiran dengan rakyat dan pemerintah provinsi untuk menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi supaya itu dapat didengar oleh pemerintah pusat,” demikian pesan tokoh pemuda Yahukimo, Titus Lao Mohy, yang diterima Mata Indonesia News, Rabu 14 April 2021.

Jika tidak mau menyatukan pikiran dengan masyarakat, Titus mengingatkan agar tidak memunculkan kelompok kepentingan yang mendorong persoalan Papua sebab hal itu akan membuat pemerintah pusat kebingungan saat merancang Otsus untuk saudara kita di timur Indonesia tersebut.

Menurut Titus, itulah kelemahan besar di masyarakat Papua yang terjadi selama ini sehingga kegiatan tersebut harus dihentikan.

Jika tidak dihentikan pemerintah pusat tidak akan memberikan jawaban soal Otsus tersebut karena warga Papua tidak bersatu.

Maka Titus menyarankan pemda provinsi, DPRP dan MRP melihat peluang itu untuk mendorong kembali rancangan UU Otsus Plus itu sebagai solusi demi menjawab kompleksitas masalah di Papua.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here