Guru mengajar pada hari pertama sekolah tatap muka di Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat, Aceh, Senin (20/7/2020). Guna mencegah penyebaran COVID-19, pihak sekolah membagi siswa menjadi dua kelompok, yakni kelompok pertama belajar di sekolah dan lainnya belajar di rumah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj.

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pemberian vaksinasi terhadap tenaga pendidik serta guru mampu membawa sinyal baik terhadap pembukaan kembali aktivitas sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

“Tenaga pendidik dan kependidikan, guru, kita berikan prioritas agar nanti di awal semester ke-2 pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan,” kata Jokowi, Rabu 24 Februari 2021.

Jokowi menargetkan vaksinasi terhadap lima juta guru dan dosen di Indonesia rampung tanpa kendala pada Juni 2021. Menurutnya, vaksinasi massal terhadap tenaga pendidik di ibu kota bisa berlanjut secara bertahap ke berbagai daerah di Indonesia.

“Sehingga bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali,” kata Jokowi.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara vaksinasi massal terhadap tenaga pendidik di SMAN 70 Jakarta Selatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pada intinya, Jokowi ingin kegiatan belajar tatap muka di sekolah bisa diselenggarakan pada bulan Juli 2021. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri kewajiban belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak Maret 2020.

Kelonggaran mulai diberlakukan pemerintah mulai tanggal 1 Januari 2021 sehingga pihak sekolah dan pemerintah daerah diperbolehkan menggelar proses belajar mengajar secara tatap muka dengan sejumlah pembatasan.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here