MINEWS, ACEH - Bada Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan cuaca buruk di perairan paling barat Aceh akibat dampak dari Badai Tropis Danas di perairan utara Filipina.

Kepala Stasiun Meteorologi Cot Ba U Maimun Saleh Sabang, Siswanto berkata, Badai Tropis Danas (985 hpa) terjadi Filipina dengan kecepatan maksimum 87 kilometer per jam berbelok ke perairan barat Aceh dan Sumatera.

Dampak dari badai ini akan menimbulkan pertumbuhan awan konvektif yang mengakibatkan potensi hujan serta gelombang tinggi.

“Khususnya Kota Sabang dan sekitarnya cenderung terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” kata Siswanto, Minggu 21 Juli 2019.

Ia menyebut, tinggi gelombang signifikan berpotensi antara 1-5 Meter, sedangkan angin bertiup dari arah selatan-barat daya dengan kecepatan antara 4-30 knot (setara 27 km/jam). Warga sekitar diimbau tetap waspada.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, para nelayan, operator dan pengguna jasa pelayaran serta pengelola wisata air agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari curah hujan tinggi serta kenaikan tinggi gelombang,” ujar Siswanto.

Selain itu, beberapa dampak yang perlu diwaspadai adalah adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang yang berakibat pada tumbangnya pohon, baliho, spanduk dan terangkatnya seng rumah warga serta potensi gerakan tanah longsor di beberapa ruas jalan menuju lokasi wisata.