Donald Trump. (Foto: Zimbio)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Donald Trump yang kembali maju dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) mengklaim akan meraih kemenangan besar atas penantangnya, Joe Biden yang merupakan wakil dari Partai Demokrat.

Tak cukup sampai di situ, Trump yang merupakan Presiden AS ke-45 juga menuduh pesaingnya mencoba mencuri suara pemilihnya. Hal tersebut ia ungkapkan di akun Twitter pribadinya.

“Kami unggul besar, tetapi mereka mencoba mencuri pemilu. Kami tidak akan pernah membiarkan mereka melakukan itu. Suara tidak dapat diberikan setelah polling ditutup,” tulis Trump dalam akun Twitter-nya, melansir NDTV, 4 November 2020.

“Saya akan membuat pernyataan malam ini. Sebuah kemenangan besar,” sambungnya.

Tak lama kemudian, pihak Twitter menandai tweet Trump yang menuduh Partai Demokrat “mencuri pemilu” dan mengatakan beberapa atau semua konten yang dibagikan Trump merupakan informasi yang salah dan mungkin menyesatkan.

Daya penghitungan terbaru dari Fox News, salah satu media terkemuka AS, menunjukkan Biden masih unggul dengan 238 electoral votes dan Trump meraup 213 electoral votes.

Biden mengungguli Trump dalam perolehan popular votes sejauh ini. Biden mendapatkan lebih dari 64 juta suara (49,9 persen), sedangkan Trump mendapatkan lebih dari 62 juta suara (48,5 persen).

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here