Ilustrasi perang AS dan Cina
Ilustrasi perang AS dan Cina

MINEWS, INTERNASIONAL – Usai beberapa kali melakukan pertemuan di tengah-tengah memanasnya perang dagang antara AS dan Cina, Donald Trump berjanji akan segera mengumumkan hasil perjanjian terbaru antar kedua negara empat pekan ke depan.

Perang dagang yang berlangsung sejak tahun lalu itu berdampak buruk bukan hanya kepada dua negara yang bertikai, namun juga negara-negara lainnya, termasuk Indonesia.

Harapan perdamaian akhirnya meningkat setelah kedua pihak melakukan pertemuan di Beijing pekan lalu. Di hadapan Perdana Menteri Cina Liu He, Trump berkata akan menjembatani beberapa perbedaan pendapat, meski ia mengaku akan ada poin-poin tertentu yang sulit disepakati.

“Kami sudah semakin dekat dengan kesepakatan. Ini adalah sesuatu yang monumental, akan segera diumumkan,” ujar Trump, Jumat 5 Maret 2019.

Liu He membawa pesan Presiden Cina Xi Jinping yang memastikan kepada Trump teks perjanjian perdagangan AS-Cina akan segera difinalisasikan. Kantor berita Cina Xinhua melaporkan Liu mengatakan kepada Trump bahwa Xi yakin di bawah kepemimpinan Trump dan dirinya hubungan Cina dan AS semakin baik. 

Menurut Biro Sensus AS pada tahun perdagangan AS dan Cina, dua perekonomian terbesar di dunia mencapai 660 miliar dolar AS. Impor negeri Paman Sam mencapai 540 miliar dolar dan mengekspor 120 miliar dolar AS.