Tompi. (dok.)

MINEWS.ID, JAKARTA – Penyanyi yang juga dokter bedah, Teuku Adifitrian atau biasa disapa Tompi menasehati Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah agar sering berdiskusi dengan istrinya yang berprofesi sebagai dokter. Pasalnya Fahri berkomentar mencurigai kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) karena paksaan atau tekanan.

“Sering2 lah diskusi medis ama istrinya, Biar komentar bekas wakil rakyat ini lbh berMAKNA dan BERTANGGUNG JAWAB,” begitu nasihat Tompi tersebut, Minggu 5 Mei 2019.

Fahri menilai tidak ada orang meninggal karena capek. Dia membandingkan dengan banyaknya peserta kerja paksa romusha maupun perbudakan yang sempat selamat. Mereka yang mati karena disiksa atau melakukan kerja paksa itu bertahun-tahun.

Mantan politisi PKS itu mengaku pernah mengadakan acara selama satu minggu dan capek tetapi bisa bugar lagi.

Pakar kesehatan Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) ​Ari Fahrial Syam​​​​​​ seperti dilansir antara mengatakan kelelahan seperti dialami para petugas KPPS pada Pemilu 2019 tidak dapat disepelekan.

Menurutnya kelelahan bisa berbahaya karena memicu kambuhnya berbagai penyakit kronis dan menurunkan daya tahan tubuh.

Selain itu, kelelahan juga menyebabkan proses metabolisme dan hormonal terganggu, serta masalah pada sistem pencernaan, sistem jantung, dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak.

Kelelahan juga berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, sehingga tubuh mudah terinfeksi virus seperti flu, hepatitis, dan demam berdarah.