Menkopolhukam Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ingin bongkar indikasi korupsi lebih dari Rp 10 triliun di Asabri, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD akan bekerja sama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

“Kita tidak boleh toleran terhadap korupsi itu,” kata Mahfud di Jakarta, Jumat 10 Januari 2020.

Menurut Mahfud kasus tersebut harus dibawa ke pengadilan karena nilai kerugiannya tidak kalah fantastis dari Jiwasraya.

Dia mengingatkan hak prajurit, tentara yang bekerja mati-matian tidak boleh dikorupsi yang membuat mereka sengsara setelah pensiun nanti.

Sebelumnya diketahui sebanyak 14 emiten yang tercatat masuk dalam portofolio saham milik Asabri, perusahaan asuransi khusus TNI dan Polri. Seperti halnya Jiwasraya, nilai saham-saham yang dibeli itu ternyata rontok satu per satu bahkan nilai sahamnya jatuh 80-90 persen.

Para pengamat pasar modal mengatakan kasus Asabri tersebut karena membeli saham berkategori small cap yang rentan digoreng para spekulan demi keuntungannya sendiri.

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum mengeluarkan audit apapun untuk Asabri seperti Jiwasraya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here