Presiden Joko Widodo dan Donald Trump

MATA INDONESIA, JAKARTADonald Trump berusaha menggaet Indonesia masuk ke dalam negara-negara Arab dan Islam yang mengakui Israel secara terbuka, sebelum masa jabatannya berakhir pada 20 Januari 2020.

Bahkan, Indonesia diiming-imingi bantuan pembangunan hingga 2 miliar dolar AS agar ambisinya itu bisa terwujud.

Menurut laporan Sputniknews CEO US International Development Finance Corp., Adam Boehler mengungkapkan hal tersebut dalam wawancaranya dengan Bloomberg yang diterbitkan Selasa

“Kami sedang membicarakannya dengan mereka. Jika mereka siap, mereka siap, dan jika mereka siap maka kami akan dengan senang hati bahkan mendukung lebih secara finansial daripada apa yang kami lakukan,” kata Adam Boehler.

Sebelumnya, Jerusalem Post, mensinyalir Oman dan Indonesia diidentifikasi sebagai dua negara yang berhasil dilobi dan dalam waktu dekat segera menormalisasi hubungannya dengan Israel.

Pada saat yang sama, seorang ajudan Kongres Demokrat yang dikutip Jewish Telegraphic Agency mendesak Indonesia untuk mewaspadai proposal yang dilaporkan tersebut, yang muncul beberapa minggu sebelum pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari.

“Jika saya adalah orang Indonesia, saya tidak akan percaya pada janji yang dibuat oleh pemerintah sekarang. Development Finance Corp. dirancang sebagai alat pembangunan, bukan insentif untuk perkembangan politik,” kata ajudan tersebut.

Sementara, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal memastikan pemulihan hubungan Indonesia dengan Israel tidak mungkin terjadi.

Dia menduga isu itu merupakan agenda tersembunyi Menteri Luar Negeri Pompeo saat dia mengunjungi Indonesia beberapa waktu lalu.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here