ilustrasi pertumbuhan ekonomi
ilustrasi pertumbuhan ekonomi

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan supaya ekonomi negara tumbuh 4,5-5,3 persen tahun 2021, pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi daerah. Hal ini penting sebagai pondasi untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Ekonomi daerah merupakan motor utama pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan ekonomi daerah, sehingga Indonesia tumbuh dikisaran 4,5 hingga 5,3 persen di tahun 2021,” kata Airlangga, Kamis 4 Maret 2021.

Wilayah Jawa dan Sumatera sejauh ini masih menjadi kontributor utama ekonomi nasional meski masih mengalami kontraksi masing-masing sebesar -2,6 persen (Jawa) dan -2,21 persen (Sumatera).

Perbaikan ekonomi di Jawa didorong oleh aktivitas ekonomi. Perekonomian di Sumatera dan Kalimantan didorong oleh perbaikan dari hasil komoditas sawit maupun karet.

Maka untuk mengoptimalkan potensi masing-masing daerah, pemerintah terus mendorong BUMD sebagai penyedia manfaat bagi masyarakat. Dukungan yang diberikan ini karena program daerah melibatkan BUMD telah berjalan dengan baik.

“Tentu keberlanjutannya menjadi penting. Untuk itu pemerintah mendorong skema kerjasama daerah dengan BUMD, menjadi salah satu program prioritas sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, serta Peraturan Pemerintah No 54 tahun 2017 tentang BUMD,” kata Airlangga.

Sementara Founder dan Presiden Komisaris Warta Ekonomi Fadel Muhammad menilai pertumbuhan BUMD memiliki tren yang menarik.

“BUMD pada tahun 2019 tercatat seluruhnya mencapai 1.097 BUMD. Sekarang sudah hampir 1.200 BUMD. Artinya pemerintah daerah menyadari instrument terbaik dalam mengembangkan ekonomi daerah,” kata Fadel.

 

 

 

 

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here