pbb
PBB

MATA INDONESIA, JAKARTA – Meski ragu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuding putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman sebagai otak pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Kashoggi.

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Agnes Callamard yang diberi tugas menginvestigasi kasus pembunuhan itu menyatakan kesimpulan tersebut karena konstruksi hukumnya tidak bisa mengelakkan sang putra mahkota dari tuduhan tersebut.

“Begini, saya pikir dia adalah tersangka utama dalam hal menentukan siapa yang memerintahkan atau yang menghasut pembunuhan. Secara pribadi, saya tak memiliki bukti yang menyebutnya memerintahkan kejahatan,” kata Callamard yang merupakan pengacara hak asasi manusia seperti dilansir Anadolu Agency, Senin 13 Juli 2020.

Callmard menegaskan bukti tidak langsung menunjukkan bahwa kejahatan seperti itu memang tidak mungkin terjadi tanpa kontribusi MBS.

Namun pengacara itu memastikan CIA mungkin memiliki informasi yang valid soal keterlibatan putra mahkota.

Pengadilan Turki pada 3 Juli memulai persidangan kasus tersebut dengan mengadili 20 warga negara Saudi. Namun pemerintah Saudi melarang mereka yang terlibat mengikuti persidangan.

Khashoggi adalah kolumnis Washington Post yang kerap mengkritik pangeran Mohammed bin Salman. Ia dinyatakan tewas di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada Oktober 2018 setelah sempat dinyatakan hilang.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here