Tak Ada Celah, 300 Jalur Mudik Bakal Ditutup

48
Tidak Ada Celah, Polisi Sekat Jalur Tikus Mudik Keluar Jabodetabek
Ilustrasi mudik

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah tak main-main dalam melarang masyarakat mudik pada momen Idul Fitri 2021 ini.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkata, pemerintah akan serius dalam menekan mobilitas masyarakat, baik di perjalanan darat, laut maupun udara.

Khusus untuk jalur darat, Budi berkata pihaknya akan berkoordinasi dengan Polri untuk menyekat lebih daru 300 lokasi atau jalur perjalanan mudik masyarakat.

“Kita akan secara tegas melarang mudik dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi. Sehingga kami menyarankan agar bapak-ibu tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah,” kata Budi, Rabu 7 April 2021.

Sementara ini, menurut Budi, pemerintah masih menyiapkan sanksi apa yang akan diberikan kepada masyarakat yang nekat melakukan perjalanan mudik pada tanggal yang sudah ditetapkan sebagai larangan, yakni 6-17 Mei 2021.

Untuk perjalanan laut, pemerintah akan memastikan izin pergerakan hanya akan diberikan kepada sektor yang dikecualikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy sebelumnya. Artinya, mobilitas via laut pun dibatasi.

“Bagi daerah-daerah yang memang secara khusus banyak melakukan mudik seperti di Riau, dari Kalimantan ke Jawa dan di Jatim, saya mengimbau tidak melakukan mudik,” ujar Budi.

Sedangkan untuk perjalanan kereta api, pemerintah bakal membatasi muatan dan hanya memberikan izin keberangkatan untuk kereta di zona aglomerasi. Misalnya, pergerakan di wilayah Jabodetabek di DKI Jakarta dan Jawa Barat, Gerbangkertasusila di Jawa Timur, dan Bandung di Jawa Barat.

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama