Sergio Ramos. (Foto: The Statesmen)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penalti yang diberikan wasit Juan Martinez kepada Real Madrid di duel panas kontra Barcelona masih menjadi perdebatan. Sang wasit sendiri sempat berkonsultasi dengan VAR sebelum menunjuk titik putih pada menit ke-63.

Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Clement Lenglet terhadap Ramos yang tengah berusaha melompat menyambut bola. Bek tangguh Spanyol itu pun terjatuh usai jerseynya ditarik dan VAR menyatakan Los Blancos berhak atas hadiah penalti. Ramos yang maju sebagai eksekutor sukses membawa Madrid kembali unggul di menit ke-63.

Pada laga bertajuk El Clasico jilid pertama musim ini, Madrid tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 1-3. Dua gol Los Blancos lainnya tercipta melalui Federico Valverde dan Luka Modric yang masuk sebagai pemain pengganti. Sedangkan gol tunggal Barcelona hadir lewat Ansu Fati.

Menanggapi gol kontroversialnya, Ramos percaya bahwa wasit telah memberikan keputusan yang tepat. Bek tangguh berusia 34 tahun itu juga meminta tak menyalahkan kepemimpinan wasit.

“Saya pikir hal itu merupakan keputusan yang sangat jelas. Dia (Clement Lenglet) menarik saya ketika saya akan melompat dan itu jelas,” kata Ramos, melansir Football Espana, Minggu, 25 Oktober 2020.

“Tidak adil menilai wasit atas insiden yang begitu jelas. Dari sana kami terus maju dan memanfaatkan moment untuk memenangkan pertandingan menjadi 3-1,” tuntas pemain Timnas Spanyol itu.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here