Serangan rudal Israel ke Suriah. (Foto: Al Jazeera)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Seorang tentara Suriah dilaporkan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam serangan Israel terhadap markas militer di pedesaaan Damaskus dekat Lembah Zabadani. Demikian dikabarkan kantor berita SANA, yang mengutip sumber militer.

“Hari ini jam 1.30 (waktu setempat), musuh Israel melakukan agresi udara dengan semburan rudal dari Galilea utara, menargetkan satu unit pasukan pertahanan udara kami di daerah Nabi Habeel,” kata sumber militer, melansir Al Jazeera.

“Pertahanan udara kami membalas beberapa rudal, yang mengakibatkan satu martir dan melukai tiga tentara,” sambungnya.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan jumlah korban luka telah meningkat menjadi lima orang, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Seorang pengawas perang mengatakan, serangan itu juga menargetkan dan menghancurkan depot roket dan amunisi Hizbullah di dekat kota Zabadani yang dekat dengan perbatasan Lebanon.

Sementara, Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengungkapkan bahwa kelompok pro-Iran menggunakan ketinggian di sekitar Zabadani untuk menyimpan senjata dan amunisi.

“Hizbullah menggunakan (daerah tersebut) sebagai tempat penyimpanan sebelum mengangkut senjata dan amunisi ke Lebanon,” kata Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman.

Namun, pihak Israel menolak untuk memberikan konfirmasi terkait serangan tersebut. Israel sendiri telah melancarkan ratusan serangan udara ke Suriah sejak dimulainya perang saudara tahun 2011, menargetkan pasukan pemerintah, pasukan sekutu Iran, dan pejuang dari kelompok Hibullah Lebanon.

“Kami tidak mengomentari laporan media asing,” tegas seorang juru bicara militer.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here