Ilustrasi produk halal
Ilustrasi produk halal

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sektor halal diprediksi akan menjadi pemain utama dalam perekonomian nasional pasca pandemi Covid-19 berakhir.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syatiah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rahmatina A Kasri, yang menyebut kondisi konsumsi akan berubah drastis di masyarakat setelah pandemi usai.

Demand di sektor halal diperkirakan akan meningkat,” kata Rahmatia dalam ISPE Lecture Islamic Economic Series Indef, Jumat 15 Mei 2020.

Ia menyebut, masyarakat tahu, wabah dimulai dari sebuah pasar tradisional di Wuhan, Cina yang menjual makanan-makanan tak halal dan tayyib. Dari situ, masyarakat akan mulai sadar betapa pentingnya mengkonsumsi produk halal agar hidup lebih sehat.

Dengan adanya pandemi ini, masyarakat juga semakin peduli dengan kesehatan. Sehingga wajar jika produk halal akan merajai pasar nantinya dengan permintaan yang tinggi.

“Label halal akan jadi primadona di mata konsumen karena kalau halal sudah pasti aman,” ujarnya.

Begitu juga dengan peluang bisnis wisata halal. Rahmatia menyebut, masyarakat sudah rindu dengan liburan setelah dibatasi geraknya di karena wabah corona. Ia menyarankan, seluruh pelaku usaha wisata agar siap-siap menerima banyak pelancong setelah pandemi ini kelar.

“Saatnya wisata halal untuk berbenah diri, ketika nanti Covid-19 selesai mereka harus siap-siap dengan ledakan wisata masyarakat,” kata Rahmatia.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here