(Foto: Science)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Sejumlah negara yang warganya menjadi korban serangan roket Iran, menuntut keadilan dan memastikan Teheran memberikan ganti rugi penuh terhadap keluarga para korban.

Setahun lalu, beberapa hari setelah Amerika Serikat membunuh Perwira Militer Senior Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Teheran merespons dengan serangan roket di pangkalan udara AS di Irak. Sayang, pasukan Iran keliru dengan menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Ukraina yang lepas landas dari Teheran.

Dalam pernyataan bersama yang menandai peringatan satu tahun penembakan Ukraina International Airlines Penerbangan 752, Ukraina, Prancis, Kanada, Inggris, dan Swedia menegaskan, mereka ingin Teheran memberikan penjelasan lengkap dan menyeluruh tentang peristiwa yang menyebabkan kecelakaan pesawat yang mengerikan ini.

Swedia sebelumnya mengatakan bahwa negara yang dipimpin Presiden Hassan Rouhani itu telah setuju untuk memberikan kompensasi kepada keluarga para korban asing, melansir English al Arabiya, Sabtu, 9 Januari 2021.

Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan ke ibu kota Ukraina, Kiev. Para korban termasuk 57 warga negara Kanada, 11 warga Ukraina, 17 warga Swedia, empat warga Afghanistan, dan empat warga Inggris

Awalnya, Iran sempat membantah keterlibatannya dalam kecelakaan pesawat itu. Akan tetapi, Teheran kemudian mengumumkan bahwa militernya telah secara keliru dan tidak sengaja menembak jatuh pesawat Ukraina tersebut.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here