Waspada, Asteroid Penghancur Rusia Menuju Bumi dengan Kecepatan 50 Ribu Km/jam
Ilustrasi asteroid dekati bumi

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belakangan ini, beberapa lembaga antariksa seperti NASA kerap melaporkan, banyak asteroid yang mendekati Bumi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, atmosfer Bumi tidak mampu menahan benda langit tersebut.

Sebenarnya, seberapa besarkah ukuran asteroid yang mampu dihalau atmosfer Bumi?

Menjawab hal itu, peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Abdul Rachman mengatakan, atmosfer Bumi mampu menahan asteroid atau benda angkasa lainnya yang berukuran diabeter 50 meter saja.

Dengan ukuran seperti itu, maka akan terbakar di atmosfer dan tidak menimbulkan efek kerusakan di bumi. Lalu bagaimana jika ukurannya lebih dari diameter 50 meter?

Menurut Abdul Rachman, asteroid berdiameter 0,5 km hingga 2 km mampu menghasilkan energi 10.000 hingga 500.000 Mt dan menghasilkan kawah seluas 20 km, menyebabkan satu negara kecil hancur, tsunami, dan mempengaruhi iklim Bumi.

Lalu, asteroid berdiameter 2 hingga 10 km mampu membuat kawah seluas 100 km dan dampak global yang berakibat pada kepunahan massal.

“Kita bisa belajar tumbukan yang terjadi di Bulan yang tidak memiliki atmosfer dan menciptakan banyak kawah di permukaannya,” kata Abdul Rachman, seperti dikutip dari Republika.

Ia berkata, bahaya tabrakan asteroid ke bumi adalah contoh risiko terekstrem dengan tingkat kemungkinan yang rendah, namun konsekuensinya tinggi.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here