Kamis, Desember 9, 2021

Sasar Para Pedagang, BIN Gelar Vaksinasi di Kota Bitung

Baca Juga

MATA INDONESIA, BITUNG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara atau Binda Sulut menggelar vaksinasi massal di Kota Bitung, Kamis 25 November 2021. Vaksinasi ini menyasar ratusan pedagang pasar tradisional. Salah satu pasar tradisional yang disasar Binda Sulut adalah Pasar Girian di Kota Bitung.

Menurut Kabinda Sulut Laksma TNI Adriansyah SE, vaksinasi yang digelar di pasar merupakan bentuk kepedulian BIN daerah Sulut agar para pedagang mudah mengakses lokasi vaksinasi. Sebab kebanyakan pedagang berada di pasar dari pagi hingga sore dan lokasi vaksin terlalu jauh dari tempat mereka bekerja, sehingga pihaknya berinisiatif menggelar vaksinasi di lokasi pasar guna memudahkan para pedagang.

“Terbukti dengan diadakannya lokasi vaksin di pasar, para pedagang dan masyarakat sangat antusias. Dalam waktu satu jam, sudah tervaksin sebanyak 100 orang lebih,” katanya.

Dengan capaian itu, total target vaksinasi yang sudah terealisasi sebanyak 12.000 orang dan sisa 13.500 akan terus digenjot hingga akhir tahun.

“Diharapkan pada pertengahan Desember 2021 target 25.500 orang tervaksin dapat terealisasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, kegiatan vaksinasi yang digelar BIN daerah Sulut merupakan program satu juta vaksin BIN dan sebagai bentuk komitmen BIN untuk mendukung vaksinasi bagi seluruh masyarakat di Indonesia agar terbentuk herd immunity mencegah penyebaran COVID-19.

“Untuk mencapai terbentuknya kekebalan komunal adalah 70 persen warga harus divaksin,” katanya.

Selain di pasar tradisional, Binda Sulut juga terus memacu vaksinasi massal dengan mendatangi sekolah guna menyasar kalangan pelajar dan mendatangi rumah warga (door to door).

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

Korupsi, Perilaku Tercela dari Pejabat Hingga Pemuka Agama

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemberitaan media setiap tahunnya tidak terlepas dari kasus korupsi. Istilah korupsi berasal dari bahasa Latin...
- Advertisement -

Baca berita yang ini