Bursa Efek Indonesia. ©2019 (MataIndonesia/Gumilang Jaya Dhana)
Bursa Efek Indonesia. ©2019 (MataIndonesia/Gumilang Jaya Dhana)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini imbas sentimen virus corona atau Covid-19 yang masuk ke Indonesia turut menjadi sorotan Sandiaga Uno.

Sebagai pengusaha besar, Sandi menyarankan agar investor dalam negeri memasang posisi selektif beli saat ini di pasar modal. Penurunan IHSG ini juga menurutnya adalah kesempatan mengoleksi portofolio jangka panjang.

“Pilih komoditas-komoditas yang unggulan. Pilih emiten yang punya tata kelola yang baik, ini saatnya kita mengakumulasi beli,” kata Sandi di Jakarta, Sabtu 7 Maret 2020.

Bagi Sandi, wajar jika terjadi penurunan IHSG karena adanya ketidakpastian ekonomi di tengah mewabahnya virus. Namun, ia meyakinkan, penurunan ini hanya sementara, IHSG akan kembali perkasa.

“Ini kita sebut sebagai J curve. Efek J curve, pelaku pasar harus bisa menyikapi dengan sangat rasional. Karena kita sudah tahu, bahwa secara fundamental ekonomi kita tidak terlalu berubah. Hanya ada distorsi supply dan penurunan permintaan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan, pelemahan IHSG beberapa hari ini sejalan dengan tekanan yang terjadi di berbagai bursa saham dunia yang dilatarbelakangi oleh sentimen negatif penyebaran virus Corona yang semakin meluas ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

“OJK bersama Pemerintah dan BI telah dan akan terus mensinergikan kebijakan untuk memberikan stimulus dan menjaga kepercayaan publik khususnya investor,” kata Sekar melalui keterangan resminya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here