Senin, Oktober 25, 2021

Rupiah Menguat di Awal Pekan Imbas Sinyal Tapering dari Bank AS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah atas dolar AS ditutup menguat di akhir perdagangan Senin, 30 Agustus 2021. Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di posisi Rp 14.370 per dolar AS atau menguat 0,33 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan mata uang garuda di awal pekan ini dipengaruhi oleh sinyal tapering dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed). Hal ini akan memberi potensi pengurangan likuiditas di pasar keuangan pada akhir tahun, sehingga melemahkan dolar AS.

“Dolar AS kembali melemah terhadap mata uang lainnya setelah pasar menanggapi pidato Gubernur The Fed Jerome Powell,” ujarnya, Senin sore.

Selain itu, laju rupiah juga dibayangi oleh sikap investor pasar keuangan global yang tengah menanti rilis sejumlah data ekonomi dari berbagai negara pada pekan ini. Mulai dari data ketenagakerjaan AS, data pembelian di Cina, hingga inflasi Eropa.

“Sementara di dalam negeri, pasar keuangan masih menanti pengumuman kelanjutan kebijakan PPKM yang akan diumumkan pada malam ini,” katanya.

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

MU Dibantai Liverpool 0-5, #OleOut Trending Topic

MATA INDONESIA, MANCHESTER - Manchester United (MU) dibantai seteru abadinya, Liverpool, dengan skor telak 0-5. Seruan #OleOut makin menggema...
- Advertisement -

Baca berita yang ini