MINEWS.ID, JAKARTA – Bukti bungkus plastik tidak bisa hancur baru-baru ini ditunjukkan melalui sebuah gambar yang viral. Gambar itu berupa bungkus mie instan yang sudah kusam oleh fia melalui akun @selfeeani yang memostingnya diperkirakan sudah berusia 19 tahun sehingga membuat netizen shock.

Fia yang sedang melakukan penelitian di Pantai Sendang Biru, Sumbermanjing, Malang tidak sengaja menemukan bungkus tersebut.

Namun saat membaca tulisan di bungkus itu dia terkejut karena bungkus itu dikeluarkan untuk menyambut HUT Kemerdekaan ke-55 Indonesia.

“Agustus nanti Indonesia akan berumur 74 tahun. Namun, pagi ini saya menemukan bungkus indomie yang bertuliskan dirgahayu indonesia ke-55. Saya merenung sejenak karena perbedaannya 19 tahun jadi bungkus ini terombang ambing di laut sampai hanyut ke bibir pantai selama 19 tahun😔,” begitu pernyataan Fia yang dikutip Senin 8 April 2019.

Fia mencoba men-tweet postingannya itu ke akun milik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan di retweet. Namun belum ada komentar apa pun dari Susi. Begitu saja sudah membuat Fia senang.

“EH TERNYATA UDAH DIRETWEET😂😍😳. Terima kasih bu @susipudjiastuti, semoga dengan tweet saya tadi dapat membuat semuanya makin sadar akan bahaya sampah plastik. Mohon doanya semoga skripsi saya tentang hubungan antara makroplastik dan mikroplastik dapat beejalan lancar aamiin🙏.”

Bukan hanya Susi, postingan itu menjadi viral karena telah diretweet 65 ribu kali dan disukai 33 ribu orang. Selain itu puluhan kali dibagikan ke akun lain.

Akibatnya banyak netizen yang shock melihat kenyataan tersebut. Seperti diungkapkan Kimai🐨 yang me-retweet akun fia melalui akun @LOEY_13.

“Ya ampun aku lahir itu plastik udah di laut, dan skrng aku udah gede itu plastik ga ancur-ancur dong ‘-‘, nanti sampah yang hari ini pada dibuang ke sungai/laut 20 tahun kedepan bakal masih utuh, ya lord 🙁🙁.”

Komentar Nilam agak berbeda. Dia sangat sedih dengan kenyataan itu seperti diungkapkan saat me-retweet akun fia melalui @brxghtstars, “aku sedih banget, ayo temen temen kita kurangi penggunaan plastik :”