Bus sekolah menjemput pasien covid19 di puskesmas (instagram @bussekolahjakarta)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk menurunkan kasus positif Covid19 di DKI Jakarta, Polri dan TNI akhirnya turun tangan dengan membentuk pasukan gabungan bersama Pemprov DKI Jakarta. Tugasnya mengejar pasien positif Covid19 yang berkeliaran di wilayah hukum Polda Metro dan Kodam Jaya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menindak tegas setiap pelanggar peraturan protokol kesehatan Covid19.

Dudung berharap agar tim ini tidak pernah ragu-ragu menegakkan hukum demi menekan jumlah penderita Covid19 dengan ketegasan aparat demi keselamatan masyarakat lebih besar lagi.

“Arahan saya satu dan seluruh polres dan kodim, kalian jadi pemimpin itu cirinya satu berani mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar berarti bagus, kalau salah masih bagus daripada tidak berani ambil keputusan sama sekali,” kata Dudung di Polda Metro Jaya, Jumat 4 Desember 2020.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Fadil Imran juga berpesan sama kepada seluruh anggota tim itu.

“Lebih bagus bertindak menuai resiko daripada tidak bertindak berbuah risiko. Maju terus untuk keselamatan masyarakat. Tetap semangat lindungi jiwa masyarakat jangan menunggu masyarakat menjadi korban baru kita berbuat,” ujar Fadil.

Fadil juga mengatakan tim ini akan melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) dengan mencari dan melacak pasien COVID-19 yang berkeliaran berdasarkan data yang ada.

Warga yang terbukti positif dari hasil 3T itu akan dicari dan dijemput untuk diisolasi karena membahayakan masyarakat.

Tim Pemburu Covid19 ini akan tersebar di seluruh polres yang ada wilayah hukum di Polda Metro Jaya. Tim ini terdiri dari personel TNI-Polri dan unsur dari pemerintah seperti Satpol PP hingga tim kesehatan.

Selama bertugas tim juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) serta dilengkapi dengan ambulans. Bagi masyarakat yang hendak melaporkan adanya pelanggaran protokol kesehatan bisa menghubungi hotline dengan nomor 081212128891.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here