Ilustrasi lingkungan buruk sulit kendalikan covid19
Ilustrasi lingkungan buruk sulit kendalikan covid19

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masa pemilihan presiden Amerika Serikat mencatat rekor harian kasus Covid19 baru, Rabu, 4 November 2020.

Saat itu tercatat ada 108.389 kasus baru. Angka itu melonjak jauh dibandingkan kasus positif 1 November 2020 yang mencatat 76.488 kasus.

Sejak 1 November sampai dengan 4 November 2020 angka kasus positif terus naik berdasarkan catatan worldometer.

Pada 3 November kasus baru di AS tercatat 89.004 kasus, lalu langsung melonjak menjadi 94.467 kasus satu hari setelahnya.

Sembilan negara bagian yang mencatat rekor lonjakan harian Covid19 pada Rabu yakni, Colorado, Idaho, Indiana, Maine, Michigan, Minnesota, Pulau Rhode, Washington serta Wisconsin.

Selain lonjakan kasus, rawat inap rumah sakit juga mencapai 50.000 orang untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada Selasa.

Dakota Utara melaporkan hanya enam tempat tidur ICU pada Rabu, ketika menjadi satu dari 14 negara bagian yang melaporkan rekor jumlah pasien rawat inap Covid19.

Proporsi tes kembali positif lebih besar dari 50 persen di Dakota Selatan dan 40 persen lebih di Iowa dan Wyoming. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa tingkat lebih dari 5 persen mengkhawatirkan, sebab mengindikasikan penularan komunitas yang tak terdeteksi.

Kematian akibat Covid19 juga cenderung lebih tinggi, namun tidak sejajar dengan tingkat kasus. Amerika Serikat kini mengalami rata-rata kematian 850 sehari, naik dari 700 bulan lalu.

Saat ini tercatat sudah hampir 10 juta warga AS yang terinfeksi Covid19 sedangkan yang sembuh baru 6,3 juta orang atau angka kesembuhannya hanya mencapai 64 persen. Masih di bawah angka dunia yang 71 persen. Sedangkan angkan kesembuhan Indonesia 83 persen.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here