fbpx
 Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1422 H

Pemerintah Siapkan Rp 6 Miliar Bangun 762 Rumah Subsidi di Gorontalo

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan bantuan senilai Rp 6 miliar untuk membangun prasarana, sarana dan utilitas (PSU) bagi 762 unit rumah bersubsidi di Provinsi Gorontalo tahun ini.

”Kementerian PUPR terus mendorong semangat pengembang dan masyarakat untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui  Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU),” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid.

Bantuan PSU dialokasikan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan kepada para pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi. Pembangunan PSU dilaksanakan, agar lingkungan perumahan bersubsidi menjadi lebih nyaman salah satunya dengan membangun jalan lingkungan serta saluran air yang memadai.

Proses pembangunan PSU tersebut, di bawah pengendalian dan pengawasan Direktorat Rumah Umum dan Komersial (RUK) dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) sebagai perpanjangan tangan pusat ke daerah.

“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi para pengembang dalam membangun jalan lingkungan kawasan perumahan sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi,” katanya.

Direktur PT Kurnia Tunas Mandiri, Rahmat Riyanto, mengungkapkan bahwa bantuan PSU dari Kementerian PUPR sangat membantu dari segi kenyamanan penghuni perumahan serta dapat membantu pengembang dalam hal peningkatan penjualan unit rumah. Sebelumnya, pihaknya mengajukan secara online bantuan PSU untuk perumahan Griya Tunas Mandiri Kota Gorontalo

“Alhamdulillah kami bisa dapat bantuan PSU dari Kementerian PUPR. Semoga Program PSU ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan masyarakat dapat menikmati fasilitas perumahan yang memadai,” katanya.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo , Alwi Mahdali mengatakan, jumlah backlog penghunian khususnya di Kota Gorontalo hingga saat ini telah mencapai 21 ribu unit, sehingga perlu pemacu serta dorongan untuk para developer perumahan untuk menyediakan perumahan subsidi yang dapat dijangkau masyarakat khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here