gubernur kalteng sugianto sabran
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. (infopublik.id)

MATA INDONESIA, PALANGKA RAYA – Pasca kecelakaan speed boat untuk pengamanan kunjungan VVIP, agenda Raja Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti ke Palangka Raya jadi simpang siur. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran pun kebingungan.

Sugianto mengatakan hari ini berencana menggelar rapat koordinasi wilayah pengamanan VVIP kunjungan Raja dan Ratu Belanda di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng.

“Kami belum tahu apakah dari Kerajaan Belanda jadi atau tidaknya. Nanti kami akan berhubungan dengan pihak kerajaan dan juga Kementerian Luar Negeri,” kata Sugianto, Selasa, 10 Maret 2020.

Raja dan Ratu Belanda itu sudah berada di Jakarta setelah mendarat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Senin 9 Maret 2020.

Mereka akan melakukan sejumlah agenda mulai hari ini di Jakarta, antara lain mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Kunjungan ke Palangka Raya diagendakan besok 11 sampai dengan 13 Maret 2020. Sejumlah tempat antara lain Taman Nasional Sebangau, Nyaru Menteng, Taman PKK Betang Temanggung Tilung, serta Stadion Tuah Pahoe akan mereka kunjungi.

Namun, saat melakukan pemeriksaan lokasi dalam rangka pengamanan dua tamu VVIP tersebut di Sungai Sebangau, terjadi kecelakaan speed boat dialami tim advance.

Pencarian korban kecelakaan dilakukan hingga malam hari hingga 27 orang berhasil ditemukan dan dievakusi. Tujuh di antaranya meninggal dunia, terdiri dari enam polisi hutan dan Dandim Kapuas.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan juga belum mengetahui agenda raja dan ratu tersebut. Namun hingga Selasa ini belum ada perubahan jadwal.

Kecelakaan perahu motor cepat tersebut terjadi di tikungan sungai. Tim yang terdiri atas dua kapal melakukan survei terdiri dari kapal tim utama dan pengiring berpapasan dengan kapal tim lain yang membawa logistik.

Kapal pembawa logistik yang cukup besar untuk ukuran sungai kecil tersebut melaju dengan kencang sehingga tabrakan dengan kapal tim lain tidak bisa dihindari.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here