Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

MINEWS.ID, JAKARTA – Masalah anggaran masih menjadi titik lemah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kali ini pemerintah yang dikomandani Gubernur Anies Baswedan tidak bisa melaksanakan program yang sudah dirancang dengan baik jauh-jauh hari, hanya gara-gara APBD 2019 defisit.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengaku sebelumnya sudah bersiap membebaskan 118 bidang tanah di bantaran kali akhir 2019. Namun rencana yang sudah dirancang apik itu akhirnya dibatalkan karena APBD 2019 dinyatakan defisit.

“Sebenarnya kami sudah siap bayar, sebab administrasi semuanya sudah siap, tapi sekarang disetop karena defisit,” kata Juaini Senin 11 November 2019.

Sebelumnya Dinas Sumber Daya Air menganggarkan Rp 850 miliar untuk pembebasan waduk dan sungai tahun ini. Namun, dana yang terserap hingga November hanya Rp 350 miliar.

Menurut Juaini dana yang belum terserap itu terpaksa dipangkas karena efisiensi. Pembebasan lahan yang batal dilakukan akhir tahun ini akan dilanjutkan tahun depan.

Akibat pemangkasan anggaran tersebut, Juaini berrencana menaikkan anggaran Dinas Sumber Daya Air tahun depan menjadi Rp 600 miliar. Sebelumnya hanya Rp 425 miliar.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here