Pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat
Pertumbuhan ekonomi (ilustrasi)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pihak Istana optimistis Indonesia bisa terlepas dari ancaman resesi ekonomi, setelah data per Juli 2020 menunjukkan perbaikan.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta berkata, pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen, namun keadaan itu belum bisa sampai disebut resesi.

“Bulan Juli menunjukan mulai adanya perbaikan-perbaikan, seperti manufacturing PMI yang meningkat dari 39,1 pada bulan Juni, menjadi 46,9 pada bulan Juli dan diharapkan bulan ini sudah bisa di atas 50,” kata Arif, Senin 10 Agustus 2020.

Ia juga menyebut adanya perbaikan pertumbuhan kredit perbankan, yang masih bisa terus dijaga, bahkan ditingkatkan lebih baik pada kuartal III.

“Maka kuartal III ini ekonomi kita bisa segera pulih,” ujarnya.

Dia menjelaskan, melihat kontraksi yang terjadi di beberapa negara dagang. Sebab itu, potensi ekonomi dalam negerilah yang harus dijaga untuk dapat menopang perekonomian kedepan agar dapat tumbuh positif.

“Konsumsi masyarakat, Belanja Pemerintah maupun investasi domestik harus didorong untuk dapat tumbuh,” kata Arif.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here