Niat untuk Dialog, Anggota DPR Kalsel Malah Ditolak Pendemo Omnibus Law
Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan, Rifqinizamy Karsayuda (istimewa)

MATA INDONESIA, BANJARMASIN – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan Rifqinizamy Karsayuda mengaku kecewa dengan sikap para mahasiswa yang terlibat aksi demo penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Banjarmasin, Kamis 15 Oktober 2020 siang.

Niat baiknya untuk mengajak dialog, malah dicuekin bahkan ditolak oleh para pendemo. Mereka malah menggelar mimbar bebas dan orasi bergantian dari berbagai BEM.

“Tapi ulun (saya) jujur ulun sudah menunggu dari 45 menit, tapi massa ini tidak mengijinkan ulun untuk bicara,” ujarnya seperti diposting pada akun Youtube @soloraya id.

Padahal menurut Rifqi, ia sudah beritikad baik untuk membuka ruang diskusi dengan para mahasiswa. Termasuk menjelaskan tentang alasan mengapa UU tersebut disahkan oleh lembaganya, meskipun mendapatkan banyak tentangan dari berbagai kalangan masyarakat.

“Karena ulun pikir, tidak ada yang lebih absah menjelaskan ini selain kami anggota DPR,” katanya

Upaya ini memang sengaja dilakukan anggota DPR RI Komisi V lantaran dalam beberapa kali aksi, para pendemo memang ingin bertemu dengan anggota DPR RI, selaku pihak yang membahas dan mengesahkan RUU Cipta Kerja.

Meski begitu, Rifqi tetap tak diterima oleh para pengunjuk rasa. “Ini penting untuk diketahui masyarakat Kalimantan Selatan, bahwa kami sudah membuka diri,” ujarnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here