Sabtu, September 18, 2021

Masyarakat Sulbar, Jangan Percaya Hoaks akan Terjadi Tsunami

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masyarakat Sulawesi Barat yang terdampak gempa, diminta untuk tidak mepercayai informasi-informasi, yang tak jelas sumber dan datanya, seperti yang tengah ramai beredar, bahwa akan terjadi gempa yang lebih besar disusul tsunami.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyebut, informasi itu dipastikan sesat, tidak benar alias hoaks.

Namun, ia meminta segenap warga Sulbar, agar tetap waspada kemungkinan bencana susulan, sehingga harus membangun kesiapsiagaan selalu.

“Terkait info itu, sebenarnya dalam konteks membangun kesiapsiagaan, jadi tidak ada prediksi akan ada gempa yang besar kemudian menuju tsunami itu tidak ada. Tetapi berkaca pada kasus yang terjadi di Lombok saat gempa Agustus September 2018 itu rentetan gempa cukup banyak,” kata Daryono, Sabtu 16 Januari 2021.

Daryono berkata, imbauan kepada masyarakat bukan tanpa alasan. Pada 1969 lalu, Majene dan Mamuju pernah dilanda tsunami. Apalagi, dua daerah ini memiliki Magnitudo target yang mencapai 7,0.

“Maka kita tidak salah jika imbau masyarakat untuk waspada terkait gempa susulan,” ujarnya.

Namun, Daryono berharap ke depannya, tidak ada lagi gempa susulan di wilayah ini. Kalaupun ada, skalanya diharapkan kian mengecil.

- Advertisement -spot_img

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru

Sudah Lebih dari 123 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan ke 78 Juta Penduduk Indonesia

MATA INDONESIA, JAKARTA - Indonesia sudah menyuntikkan 123.348.227 dosis vaksin Covid-19 kepada 78 juta penduduknya. Di akhir Desember 2021...
- Advertisement -spot_img

Baca berita yang ini

- Advertisement -spot_img