Pengamat: Negara Harus Hadir untuk Melindungi Warga Papua dari Kebrutalan KSP
KKB Papua

MATA INDONESIA, JAKARTA – Markasnya di Serambakon berhasil dikuasai TNI, kelompok kriminal bersenjata pimpinan Joni Botak menyerang Kuala Kencana di Timika. Akibatnya seorang warga negara Selandia Baru, Grame Thomas Wall, tewas, sedangkan dua warga negara Indonesia (WNI) terluka.

Ketiganya bekerja untuk PT Freeport Indonesia dan sedang berada di kantor perusahaan tambang tersebut di Kuala Kencana yang termasuk dataran rendah di Mimika.

Menurut Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata di Timika, serangan itu diperkirakan dilakukan delapan orang yang dari hutan di sebelah kanan gedung kantor tersebut pada Senin pukul 14.00 WIT.

Sejumlah saksi melihat delapan anggota KKB Joni Botak tampak memasuki areal kantor Freeport dengan menenteng senjata. Namun Kapolres Mimika memperkirakan jumlah penyerang lebih dari delapan orang.

Saat penyerangan terjadi, Kantor OB PT Freeport Kuala Kencana dijaga enam anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Amole.

Grame langsung tewas tertembak peluru KKB, sedangkan dua WNI yang tertembak adalah Jibril MA Bahar, karyawan PT Kuala Pelabuhan Indonesia mendapat lika di paha kananya dan Yoshepine, karyawan konstruksi PT Freeport Indonesia terkena serpihan peluru di kakinya.

Kedua korban terluka itu kini menjalani perawatan medis di Klinik AEA Kuala Kencana.

Usai melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri ke arah hutan di belakang Kuala Kencana tembus ke arah Mile 39.

Aparat gabungan pun mengejar kelompok itu dengan mengerahkan panzer anoa milik Detasemen Kaveleri Serigala Ceta dan kendaraan taktis barakuda milik Detasemen B Brimob Polda Papua.

Sebelumnya, Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Infantri Binsar Sianipar mengatakan berhasil memukul mundur kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari Serambakon setelah mereka menembaki pesawat yang akan mendarat di Bandara Oksibil.

Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi pesawat-pesawat yang menjadi sasaran tembak kelompok tersebut.

1 KOMENTAR

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here