Omnibus Law Bikin Pajak Perusahaan di Pasar Modal Indonesia Lebih Rendah
Bursa Efek Indonesia (MataMilenialIndonesiaNews/Gumilang Jaya Dhana)

MINEWS.ID, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alias tolok ukur sejumlah perdagangan di BEI diramalkan bakal berbalik menguat pada esok hari, 10 Oktober 2019.

Sebagai perbandingan IHSG kemarin ditutup menguat di level 6029,16 atau melemah 0,17 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama meperkirakan IHSG bakal menguat dengan support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.988,87 hingga 5.907,12. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.077,33 hingga 6.138,25.

Penguatan IHSG, kata Nafan, terlihat dari indikator Stochastic dan RSI yang sudah oversold atau melewati masa jenuh jual. Meskipun, indikator MACD masih berada di area negatif, tapi di sisi lain, sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern.

“Ini mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata dia kemarin malam.

Nafan juga menyertakan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. ASII, Daily (6275) (RoE: 10.78%; PER: 12.96x; EPS: 484.10; PBV: 1.40x; Beta: 1.52): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6200 – 6300, dengan target harga secara bertahap di level 6400, 6675, 6950 dan 7125. Support: 6200 & 6100.

2. BBTN, Daily (1795) (RoE: 10.32%; PER: 7.29x; EPS: 248.82; PBV: 0.75x; Beta: 1.84): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish sipnning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 1790 – 1800, dengan target harga secara bertahap di level 1850, 1920 dan 1990. Support: 1750.

3. INTP, Daily (17925) (RoE: 5.78%; PER: 51.81x; EPS: 345.96; PBV: 2.98x; Beta: 1.64): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish sipnning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 17700 – 18000, dengan target harga secara bertahap di level 18625, 19125, 21250, 23375 dan 25500. Support: 17000.

4. JPFA, Daily (1505) (RoE: 3.86%; PER: 14.25x; EPS: 44.20; PBV: 0.55x; Beta: 3): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1480 – 1510, dengan target harga secara bertahap di level 1525, 1655, 1780 dan 1910.

5. MEDC, Daily (630) (RoE: 3.86%; PER: 14.25x; EPS: 44.20; PBV: 0.55x; Beta: 2.23): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish sipnning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 620 – 640, dengan target harga secara bertahap di level 675 dan 715. Support: 600.

6. UNVR, Daily (44200) (RoE: 106.80%; PER: 45.63x; EPS: 972.96; PBV: 48.93x; Beta: 0.75): Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 44100 – 44300, dengan target harga secara bertahap di level 44775, 45375, 46125, 48000 dan 49650. Support: 43950, 43425 & 42600.