Pep Guardiola
Pep Guardiola

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pep Guardiola tak bisa menahan rasa kecewa setelah tim asuhannya, Manchester City tumbang dengan skor telak 2-5 oleh Leicester City.

Menurut Pep, masalah utama City bukanlah soal komposisi pemain, namun lebih kepada soal mental. Pep mengaku, timnya panik.

Faktanya, ini adalah kekalahan paling memalukan dalam 685 pertandingan yang dipimpin Pep sepanjang karirnya. Baru kali ini ia merasakan pedihnya kebobolan lima gol.

Banyak pihak berspekulasi, bahwa City kehilangan koordinasi antar pemain, baik dari belakang hingga ke depan. Anak asuh Pep dianggap tak bisa mengambil momen tepat, kapan harus menyerang dan bertahan.

“Saya pikir masalahnya hari ini adalah kami memberikan tekanan ekstra pada diri kami sendiri untuk mencetak gol kedua atau ketiga ketika tidak ingin bermain, mereka hanya ingin bertahan dan bermain dengan serangan balik,” kata Guardiola, seperti dikutip dari Independent, Senin 28 September 2020.

Menurut Guardiola ketika pemain merasa hari itu bermain buruk semestinya tetap menunjukkan ketenangan. Guardiola sudah berusaha meyakinkan mereka pada babak pertama bahwa mereka bermain bagus. Namun, hasilnya tetap saja, ia harus menelan pil pahit.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here