Planet Mars
Planet Mars

MATA INDONESIA, JAKARTA-Planet Mars malam ini, 6 Oktober 2020 diprediksi NASA akan berada di jarak terdekat dengan Bumi. Fenomena langka ini bahkan tidak akan terjadi lagi, setidaknya hingga 15 tahun mendatang.

Dengan jarak terdekat ini, para pecinta bintang bisa menyaksikan Mars tanpa bantuan teleskop. Tentu saja Mars bisa disaksikan jika kondisi cuaca terang.

NASA menyebut, Mars bakal terlihat pada malam hari tepatnya di langit bagian selatan dan berada pada titik tertingginya sekitar tengah malam.

Mars ada di jarak terdekat dengan Bumi bertepatan dengan fase oposisi, yakni ketika Mars berada di sisi berlawanan dari Bumi dan Matahari. Formasi ini terjadi tiap dua tahun sekali.

Selama masa oposisi, Mars dan Bumi paling dekat satu sama lain dalam orbitnya. Artinya, saat itu pula, Mars bisa terlihat lebih terang ketimbang waktu lainnya.

Selanjutnya, Mars akan menjadi lebih redup ketika Mars dan Bumi bergerak menjauh satu sama lain dalam orbitnya mengelilingi Matahari.

Jarak terdekat antara Mars dan Bumi terjadi ketika Bumi berada di jarak terjauhnya dengan Matahari atau fase aphelion. Sementara, Mars berada di jarak terdekat dengan Matahari atau perihelion.

Jarak paling antara Maras dan Bumi adalah 54,6 juta kilometer atau sekitar 33,9 juta mil dan ini tidak sering terjadi.

Kedua planet ini tidak akan saling mendekat lagi setidaknya hingga 2029. Sementara puncak jarak paling dekat antara Mars dan Matahari terjadi pada 2035, di mana keduanya hanya berjarak 56,9 juta kilometer atau 35,4 juta mil.

Sementara itu, jarak terjauh antara Mars dan Bumi adalah pada masa konjungsi, yakni 401 juta kilometer. Ini terjadi ketika Bumi dan Mars berada di sisi berlawanan dari Matahari dan keduanya berada di posisi aphelion mereka (jarak terjauh dari Matahari).

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here