MATA INDONESIA, JAKARTA – Mabes Polri jangan berhenti dan ragu menyidik 92 rekening Front Pembela Islam (FPI) yang diduga mengarah kepada jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI). Jika dilakukan dalam koridor hukum yang benar, dijamin tidak ada kontra produktif terhadap pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Boni Hargens saat berbincang dengan Mata Indonesia News, Rabu 3 Januari 2021.

“Saya lihat ada peluang pemerintah ‘menang’ besar, kalau mereka bisa membuktikan bahwa FPI memiliki hubungan dengan teroris,” ujar Boni.

Dia menjamin para politisi jalanan yang selama ini berusaha mengganggu jalannya Pemerintahan Jokowi tidak akan memiliki celah untuk memberi reaksi negatif.

Boni sangat yakin jika bukti-bukti yang menghubungkan FPI dengan teroris benar-benar kuat tidak akan yang bisa menafikannya.

Dia juga menilai saat ini masyarakat kita sebenarnya sudah marah dengan perilaku FPI yang sering meresahkan, namun tidak bisa berbuat apa-apa.

Maka, sebagai pemilik coercive power negara, Polri bisa menghentikan segala macam upaya menyudutkan Pemerintahan Jokowi. Maka Boni mengharapkan penyidikan tersebut harus tuntas sampai tak terbatas.

Sementara Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Rabu 3 Januari 2021 mengatakan Mabes Polri akan membongkar 92 rekening FPI di 18 bank seluruh Indonesia karena diduga kuat berhubungan dengan Jamaah Islamiyah.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here