Kasus Covid19 masih tinggi, India terpaksa buka lockdown
Kasus Covid19 masih tinggi, India terpaksa buka lockdown

MATA INDONESIA, JAKARTA-India saat ini menerapkan total lockdown bagi seluruh wilayahnya karena penyebaran virus corona. Pemerintah disana mengucurkan dana sekitar 22 miliar US dolar atau sekitar Rp 352 triliun untuk warga miskin yang terdampak pandemi virus corona.

“Kita tidak ingin ada yang masih kelaparan, dan kita tidak ingin masih ada yang tidak memiliki uang,” kata Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman, dilansir dari BBC, Sabtu 28 Maret 2020.

Paket anggaran tersebut termasuk makanan gratis dan transfer uang tunai, diperuntukkan bagi mereka yang sangat membutuhkan bantuan mendesak.

Sitharaman juga mengatakan, petugas medis akan mendapatkan asuransi kesehatan sampai 66.500 US dolar atau sekitar Rp 1 miliar lebih.

Jumlah dana yang dikucurkan ini hanya sekitar satu persen dari produk domestik bruto (PDB) India, jauh berbeda dengan Amerika Serikat (AS) dan Singapura yang menghabiskan sekitar 10 persen dari PDB mereka untuk paket yang sama.

Namun, kemungkinan ini baru tahap pertama, paket yang sama akan diumumkan kemudian.

Ekonomi India mengalami perlambatan sebelum penerapan lockdown, menutup tempat kerja, pabrik dan memengaruhi jutaan pekerja harian dan pekerja informal.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here