Plt Dirut PLN Sripeni Intan Cahyani saat memberi keterangan terkait listrik padam serentak (foto:Istimewa)

MINEWS.ID, JAKARTA – Listrik Jakarta mati hanya berselang dua hari setelah PLN menunjuk pelaksana tugas (Plt) direktur utama yang baru. Dia juga perempuan pertama yang menjadi orang nomor satu di perusahaan listrik tersebut.

Plt Dirut Baru itu ditunjuk RUPS Luar Biasa PT PLN 2 Agustus 2019. Perempuan bernama Sripeni Inten Cahyani juga bukan orang baru di bidang kelistrikan. Sebelumnya dia adalah Direktur Utama Indonesia Power, anak perusahaan PLN yang memiliki hampir 4.000 karyawan.

Jabatan itu diembannya sejak 2016. Namun, dia juga bukan orang baru di Indonesia Power. Pada 2013 dia sudah dipercaya sebagai Direktur Keuangan Indonesia Power.

Perempuan yang menggantikan Djoko R Abumanan tersebut juga sudah hapal luar dalam PLN. Sebab sejak 1993 sudah mulai berkarir di BUMN kelistrikan tersebut sebagai staf operasional.

Sebelum di Indonesia Power, dia juga pernah menjadi Sekretaris Dewan Komisaris PT Cogindo DayaBersama, beliau juga aktif di Sekretariat Working Group 1 Generation & Renewable Energy HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities, Authorities).

Inten menyelesaikan pendidikan strata I di Fakultas Teknik Kimia, Universitas Diponegoro. Setelah itu melanjutkan pendidikannya ke tingkat magister (S2) di bidang Manajemen di STM PPM Jakarta, dan Program Doctor Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta.

Menyimak hal tersebut tentu tidak bisa disalahkan jika timbul komentar negatif terhadap Sripeni ketika kita dipaksa merasakan gelap gulitanya Jakarta hari Minggu ini seperti era 1970 -an.