Papa Bouba Diop (Foto: Sky Sports)

MATA INDONESIA, PARIS – Setelah Diego Maradona, kabar duka datang lagi dari sepak bola. Legenda sepak bola Senengal, Papa Bouba Diop meninggal dunia di usia 42 tahun.

Diop mulai dikenal dunia saat mencetak gol kemenangan Senegal atas juara bertahan Prancis di Piala Dunia 2002 yang dihelat di Jepang dan Korea. Saat itu, Senegal mampu membuat kejutan dan melangkah hingga perempatfinal.

Tidak diketahui penyebab meninggalnya Diop. Beberapa media menyebut Diop meninggal karena sakit di Paris. Kabar kepergian Diop dikonfirmasi oleh FIFA melalui pernyataan resminya.

“FIFA merasa sedih setelah mengetahui kabar meninggalnya legenda Senegal, Papa Bouba Diop. Sekali pahlawan Piala Dunia, akan selalu menjadi pahlawan Piala Dunia,” tulis pernyataan FIFA, dikutip dari Sky Sports, Senin 30 November 2020.

Ucapan belasungkawa juga diungkapkan presiden Senegal, Macky Sall, yang disampaikannya melalui Twitter.

“Meninggalnya Papa Bouba Diop adalah kehlilangan besar bagi Senegal. Saya turut berduka cita atas seorang pesepakbola hebat, dihormati semua orang, dan punya bakat. Dia mengingatkan pada Piala Dunia 2002. Saya mengucapkan belasungkawa pada keluarganya dan sepak bola dunia,” cuitnya.

Diop menghabiskan kebanyakan kariernya di Inggris. Dia pernah memperkuat Fulham, Portsmouth, West Ham United, dan Birmingham City. Dia menjadi bagian tim Portsmouth yang menjuarai Piala FA di 2008.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here