kasir yang ditutupi tirai untuk menghindari kontak langsung(instagram ; @sorogodok)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Warga Indonesia yang terinfeksi varian baru Virus SARS-Cov-2 dengan kode B.1.1.7 menurut Kementerian Kesehatan tidak mengalami gejala sakit berat dan kontak dekatnya tidak ada tanda-tanda terinfeksi.

Hal itu diungkapkan juru bicara Vaksinasi Covid19, dr. Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Senin 8 Maret 2021.

Kementerian itu mendeteksi empat orang yang terkonfirmasi infeksi B.1.1.7 tersebut hingga kini tidak menimbulkan kontak erat.

“Menurut hasil pemeriksaan sampai saat ini tidak ada keluarga atau kontak erat yang positif terinfeksi,” ujar Nadia.

Dia juga menyatakan vaksin Sinovac mampu memberi perlindungan dari infeksi virus tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Penularan B.1.1.7 tersebut ditemukan di Sumatera Selatan pada 11 Januari 2021, Kalimantan Selatan 6 Januari 2021, Kalimantan Timur 12 Februari 2021 dan Sumatera Utara pada 28 Januari 2021.

Mereka semua tidak ada yang bergejala dan sudah dinyatakan sembuh setelah melalui masa karantina.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here