Nahdlatul Ulama

MATA INDONESIA, JAKARTA – Para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur meminta warga Nahdliyin berpikir positif perihal vaksinasi Covid-19. Pengasuh  Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo Agoes Ali Masyhuri alias Gus Ali mengajak masyarakat supaya tidak takut divaksin.

“Pesan saya kepada warga Nahdliyin, yakinlah tiap kesulitan ada kemudahan. Setiap penyakit ada obatnya. Belajar berpikir positif karena berpikir positif adalah separuh dari kesembuhan,” kata Gus Ali, Selasa 23 Februari 2021.

Ketua PWNU Jawa Timur Kiai Marzuki Mustamar juga menekankan bahwa sejumlah kiai berusia lanjut ikut menjadi peserta dan belum ada keluhan setelah melakukan vaksinasi.

“Kiai Anwar Mansyur ini usianya di atas 80 tahun, Kiai Anwar Iskandar 72 tahun, Kiai Syafruddin juga dan Kiai Ali ini di atas 60 tahunan. Semuanya tidak merasakan sakit,” kata Kiai Marzuki.

Ia berharap dengan vaksinasi ini, warga Nahdliyin nantinya bersedia dan kooperatif jika mendapat giliran.

“Vaksinasi ini profesional, nakesnya benar-benar ahli. Kepada siapa pun tidak usah ragu, ini profesional. Kalau sesuatu diserahkan ke ahlinya ini sudah benar,” kata Kiai Marzuki.

Hal ini terlihat dari pernyataan Kiai Anwar Iskandar yang tidak mengalami efek samping apapun. Kondisi tubuhnya normal dan sehat.

“Didata dan diteliti dengan baik. Dalam pelaksanaannya semua menyatakan tidak ada rasa sakit sama sekali. Bahkan tidak ada rasa berbeda (efek samping),” kata Kiai Anwar Iskandar.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here