MATA INDONESIA, KALIMANTAN TENGAH – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan akan fokus untuk penanganan Covid-19 dan pembentukan Satgas Anti-Ilegal Logging dan Anti-Ilegal Mining.

“Tetap kita melakukan penanganan masalah Covid-19 ini dengan sosialiasi ke masyarakat untuk melakukan kebiasaan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Di samping itu kami terus menggiatkan Operasi Yustisi. Kami revitalisasi program Lawu Isen Mulang,” kata Dedi.

Selain fokus terhadap penanganan Covid-19, ia juga menegaskan akan fokus terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (kahurtla) yang menjadi ancaman bagi Kalteng setiap tahun juga menjadi prioritas bagi Polda Kalteng. Caranya dengan melakukan pemetaan terhadap lokasi rawan karhutla dan membangun posko terpadu karhutla.

“Mapping kerawanan karhutla dan posko terpadu karhutla, meng-upgrade command center karhutla berbasis dashboard, meningkatkan kesiapan personel Polda Kalteng dan polres jajaran, termasuk dari segi sarana dan prasarana,” ujar Dedi.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Polda Kalteng akan mengawal program Presiden Joko Widodo yaitu lumbung pangan nasional atau food estate.

“Terakhir kami fokus terhadap penanganan-penanganan kasus lingkungan hidup, di mana kita tahu bencana alam dapat kapan saja datang jika kita tidak menjaga alam. Jadi saya membentuk Satgas Anti-ilegal dan Anti-ilegal Mining,me-mapping lokasi rawan kedua tindak kejahatan lingkungan itu,” kata Dedi.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here