lukas kbarek
Lukas Kbarek. (antaranews.com)

MINEWS.ID, BIAK – Anak muda asal Biak, Papua ini boleh dibilang sumber daya manusia unggul impian Presiden Jokowi.

Lukas Norman Kbarek yang sekarang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa) Bali, namun prestasinya sebentar lagi bisa sampai ke ASEAN dan manca negara.

Ya, dia terpilih menjadi finalis Duta Muda ASEAN 2019. Lukas terpilih menjadi finalis bersama dua orang lainnya yang akan mendapat pembekalan melalui karantina selama satu minggu sejak 7 sampai dengan 13 Oktober 2019. Sedangkan puncak final Duta Muda ASEAN 2019 akan diselenggarakan 14 Oktober 2019 di Jakarta.

Jika Lukas terpilih dia akan mewakili Indonesia dalam berbagai kegiatan Kementerian Luar Negeri selama satu tahun hingga Juli 2020.

Lukas memang sosok mahasiswa yang gemar mengikuti segudang kegiatan yang berprestasi. Sejak dia tercatat sebagai mahasiswa Undiksa tahun 2016 sudah menyabet juara tiga lomba debat mahasiwa di kampusnya September 2016 atau tahun pertama kuliah.

Sementara tahun ini Lukas mencatatkan diri sebagai juara dua lomba debat mahasiswa tingkat Provinsi Bali.

“Saya bisa tampil di berbagai lomba karena membuktikan akan kemampuan generasi muda asli Papua tidak kalah dengan kualitas mahasiswa di luar Papua, ini harus menjadi motivasi bagi generasi muda Papua,” ujar Lukas Kbarek.

Tahun sebelumnya, dia tercatat sebagai juara III mahasiswa berprestasi di universitasnya dan tahun ini juga memperoleh predikat juara II kategori yang sama.

Sementara bulan Agustus ini, Lukas juga mengikuti acara Asia Youth International Model United Nation di Thailand.

Lukas mengaku selama ini tidak menyangka bisa menjadi finalis Duta Muda ASEAN yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri tersebut.

Seperti dilansir antara, Lukas bisa terpilih sebagai finalis berkat video berbahasa Inggris yang dia unggah di platform youtube. Konten videonya berhasil menyingkirkan 1038 video serupa.

Video itu berisi pernyataan Lukas tentang Duta Muda ASEAN yang harus disampaikan dalam bahasa Inggris. Sebelum membuat video tersebut, Lukas juga lolos seleksi penulisan essay.

Lukas Kbarek berharap pemerintah daerahnya terus berkomitmen merealisasikan program bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa Papua agar bisa menjadi generasi muda Papua unggul.

Mahasiswa berprestasi asal Papua Lukas Norman Kbarek dilahirkan di pulau Biak pada tanggal 12 September 1998, merupakan anak dari pasangan ibu Paulina N.Warikar dan bapak Andris Dolfinus Kbarek (almarhum).

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here