Doni Monardo
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo. (Foto: Minews.id/Fatimah)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kondisi kasus Covid19 di Indonesia satu bulan belakangan menunjukkan kemajuan yang sangat berarti. Maka, seluruh masyarakat harus terus menjaganya dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) jika Indonesia benar-benar ingin dinyatakan bebas Covid19.

Hal itu diungkapkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid19 Doni Monardo di Jakarta.

Menurutnya jumlah kasus aktif termasuk mereka yang dirawat di rumah sakit menurun selama sebulan terakhir. Jika angkanya pada 20 September 2020 sebesar 23,6 persen, di 18 Oktober 2020 sudah 17,69 persen.

Begitu juga angka kesembuhan yang pada 20 September di posisi 72,5 persen dan 18 Oktober 2020 mengalami peningkatan menjadi 78,85 persen.

Sementara itu, angka kematian yang pada 20 September 2020 tercatat 3,9 persen, sejak 18 Oktober 2020 turun menjadi 3,45 persen.

Doni menegaskan pemerintah terus menjaga tren kasus Covid19 di Indonesia semakin baik. Dia menegaskan kerja sama pemerintah pusat dan daerah dan seluruh masyarakat ternyata menjadi cara paling efektif menekan penularan Covid19.

Kerja sama tersebut juga sangat penting dalam mengantisipasi libur panjang akhir Oktober 2020 ini karena berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid19 seperti terjadi pada beberapa bulan sebelumnya yaitu saat libur panjang akhir Juli dan minggu ketiga Agustus.

Libur panjang itu ternyata memicu lonjakan kasus Covid19 di seluruh Indonesia pada September 2020.

Namun berkat intervensi pemerintah pusat dan daerah dibantu seluruh komponen yang ada di seluruh provinsi, kabupaten/kota, didukung TNI, Polri, relawan, dan juga tokoh-tokoh yang ada di daerah kasus di sejumlah provinsi mengalami penurunan.

Beberapa diantaranya mengalami flat walaupun ada 2-3 provinsi yang masih angkanya mengalami peningkatan.

Dalam keterangan persnya, Doni mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama libur panjang yang akan datang.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here