filipina kerahkan kendaraan lapis baja untuk amankan lockdown
filipina kerahkan kendaraan lapis baja untuk amankan lockdown

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pemerintah Filipina mengerahkan mobil tempur untuk mengamankan wilayahnya atau lockdown. Hal ini dilakukan karena kasus covid-19 terus bermunculan di negaranya.

Kendaraan lapis baja dan polisi militer melakukan patrol di navota di Metro Manila. Penguncian wilayah atau lockdown ini akan berlangsung hingga akhir Juli mendatang untuk menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19).

Juru bicara pemerintah Filipina, Harry Roque mengatakan akan memperketat lockdown jika dalam dua pekan mendatang kasus Covid-19 di Manila kembali meningkat. Namun, untuk sektor bisni masih boleh beroperasi selama diberlakukan lockdown.

Mengutip The Straits Times, Roque mengatakan Presiden Rodrigo Duterte semula berencana hendak memberlakukan kembali aturan agar warga tetap tinggal di rumah dan membatasi operasional bisnis setelah sebuah studi Universitas Filipina memproyeksikan kasus corona bisa menyentuh 80 ribu pada akhir Juli.

Kasus virus corona di Filipina meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi 58.850 dan 1.614 kematian sejak pemerintah mencabut lockdown dan membuka kembali sebagian sektor bisnis mulai Juni lalu. Filipina menjadi negara dengan jumlah infeksi tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia.

Departemen Pendidikan Filipina menargetkan untuk memulai kembali aktivitas belajar pada akhir Agustus, dengan pembatasan belajar di kelas. Nantinya siswa diberi pilihan untuk belajar secara daring, melalui radio, atau menggunakan buku pelajaran.

Selain Manila, pemerintah Filipina sebelumnya juga memberlakukan lockdown kota Cebu hingga 15 Juli setelah terjadi lonjakan kasus Covid-10. Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena banyak warga setempat yang melanggar aturan hingga memicu terjadinya lonjakan penularan virus.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here