Ilustrasi perawatan pasien corona
Ilustrasi perawatan pasien corona

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jumlah pasien positif virus corona yang sembuh di Indonesia kembali bertambah 55 orang. Artinya per Minggu 19 April 2020, tercatat sudah ada 686 jiwa yang selamat dari virus COVID-19.

Juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan, hingga Minggu, 19 April 2020, ada tambahan sebanyak 327 kasus positif Corona di Indonesia. “Konfirmasi COVID-19 adalah 6.575 orang,” kata Yurianto di Jakarta.

Menurut dia, data ini didapat dari sebaran kasus positif COVID-19 di 34 provinsi. Sementara, angka yang meninggal juga masih bertambah. Kali ini sebanyak 47 sehingga totalnya menjadi 582 jiwa.

Sebelumnya, Kepala BNPB sekaligus Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona, Doni Monardo memprediksi puncak corona terjadi di akhir Mei mendatang. Perkiraan itu disampaikan sesuai pemodelan pemerintah soal prediksi corona di Indonesia.

Mantan Danjen Kopassus ini pun mengatakan bahwa pada Juli, kasus akan mulai menurun. Bahkan sampai september, kondisi kesehatan warga, sosial hingga aktivitas ekonomi akan mulai pulih.

“Permodelan sudah dibuat, dari Mei akhir itu puncaknya, kira-kira Juli mulai menurun. Kemudian kita berpikir, berasumsi, kira-kira September kita sudah mulai mengalami kondisi yang lebih baik,” kata Doni di Jakarta, Minggu 19 April 2020.

Sayangnya, Doni tak merinci berapa data prediksi pasien corona di Indonesia pada masa puncak itu. Sebelumnya beberapa waktu lalu BNPB pernah menyampaikan, puncak angka terjangkit virus corona diprediksikan pada Mei dengan angka 95.000 orang terjangkit, dan mulai berakhir pada Juni.

Prediksi itu berdasarkan permodelan yang disusun dari data ketersediaan tenaga medis, APD, kultur solidaritas di masyarakat serta faktor keselarasan masyarakat dengan pemerintah.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here