Dr Reisa Broto Asmoro (Foto: Youtube/BNPB)
Dr Reisa Broto Asmoro (Foto: Youtube/BNPB)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indonesia memproduksi Vaksin Covid19 tidak sembarangan. Jika nanti kita memilikinya pasti sudah melalui berbagai prosedur ketat yang sesuai dengan standar organisasi kesehatan dunia WHO, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahkan melalui audit kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid19 dr Reisa Brotoasmoro.

“Artinya, manfaat vaksin sudah dikaji secara mendalam dan tidak perlu diragukan lagi,” ujar Reisa seperti dikutip Selasa 20 Oktober 2020.

Apalagi Bio Farma yang memproduksinya sudah sangat berpengalaman membuat vaksin dan produknya sudah digunakan di lebih dari 150 negara.

Reisa juga menegaskan Bio Farma telah menjadi center of excellence vaksin dan bioteknologi negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Reisa menegaskan vaksin adalah bentuk upaya pembuatan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Ini adalah upaya pencegahan agar masyarakat tidak perlu terpapar penyakit dahulu untuk menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas.

Namun, vaksin adalah pelengkap dan datang secara bertahap, serta digunakan sesuai skala prioritas.

Maka kita tidak boleh lengah dan menurunkan disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan meski sudah memperoleh vaksin.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here