Radhar Panca Dahana
Radhar Panca Dahana. (pesantrennuris.net)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dunia sastra dan budaya Indonesia kehilangan satu tokohnya, Kamis 22 April 2021. Radhar Panca Dahana meninggal dunia di UGD RS Cipto Mangunkusumo, pada pukul 20.00 WIB.

Kabar itu beredar di grup-grup WhatsApp berasal dari kakak almarhum Radhar Tribaskoro.

Radhar Panca Dahana dikenal sebagai sastrawan dan budayawan. Namanya dikenal melalui karya-karyanya dalam bentuk esei sastra, cerita pendek, dan puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar Indonesia.

Selain itu, dia juga aktif menjadi pembicara dalam diskusi, seminar, maupun talkshow di televisi.

Radhar Panca Dahana menyelesaikan Program S1 Jurusan Sosiologi FISIP di Universitas Indonesia pada 1993. Selanjutnya dia menyelesaikan studi Sosiologi di École des Hautes Études en Science Sociales, Paris, Prancis pada 2001.

Radhar juga merupakan pendiri dari Perhimpunan Pengarang Indonesia dan presiden Federasi Teater Indonesia sampai saat ini.

Tahun 2019, Radhar dipercaya oleh Komisi Pemilihan Umum untuk menjadi salah satu panel Debat Cawapres ke tiga, bersama Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Riza, Rektor Universitas Hasanuddin, Dwia Aries Tina Pulubuhu, dan Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah.

Selama ini Radhar diketahui menderita sakit ginjal yang akut hingga mengalami komplikasi.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here