Bill Gates
Bill Gates

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari sudah lama mencurigai pengusaha teknologi informasi Bill Gates berada di balik pandemi Covid19 karena dia akan mengambil untung dari berjualan vaksin.

Pada sebuah acara talk show tahun 2015, Gates menyatakan akan ada virus yang belum diketahui namanya tetapi lebih berbahaya dibanding misil tetapi akan membunuh jutaan orang.

Pendiri Microsoft itu kini memprediksi Covid19 akhir tahun ini akan memburuk. Namun, obat dan vaksin menjadi jalan keluar manusia dari perangkap pandemi.

Akhir tahun depan Amerika Serikat jauh lebih baik dari sekarang namun bukan akhir dari pandemi. Sedangkan Australia dan Korea Selatan akan diwarnai dengan kasus baru dari turis manca negara yang berkunjung.

Dari sisi vaksin, seperti dilansir Inc.com Gates menyatakan akan lebih baik juga. Selain dikembangkan dengan platform tradisional juga modern seperti RNA.

Vaksin RNA tidak dibuat dengan bahan virus yang dilemahkan atau dimatikan tetapi berasal dari messenger RNA yang hasil akhirnya menghasilkan respon imun tubuh yang sama.

Selanjutnya, Bill Gates menyatakan tidak sependapat mobil ramah lingkungan dengan bahan bakar listrik, sinar matahari maupun angin akan menyelesaikan masalah perubahan iklim.

Menurutnya jumlah kendaraan yang meningkat bukan penyebab masalah lingkungan. Justru semen dan baja lah yang kini menjadi bahan baku pembuatan gedung.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here