Presiden Joko Widodo atau Jokowi
Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Selasa, 1 Oktober 2019. Selepas rangkaian upacara, Presiden Jokowi beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Negara Iriana beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla mengunjungi sumur lubang buaya. (Biro Pers Setpres/Lukas)

MINEWS.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan masyarakat untuk memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan kesenjangan sebagai wujud meneruskan perjuangan para pahlawan. Hal itu diungkapkannya saat memimpin upacara Hari Pahlawan, di Jakarta, Minggu 10 November 2019.

“Dan kita ingat bahwa para pahlawan telah berjuang, merebut, mempertahankan kemerdekaan kita, negara kita dan menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah di perjuangkan oleh para pahlawan,” ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta masyarakat untuk menghargai dan menghormati jasa para pahlawan, karena sebagai bangsa besar kita harus melakukannya.

Jokowi memimpin upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata didampingi Wakil Presiden Maruf Amin.

Selain itu, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Politiik, Hukun, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri BUMN Erick Thohir.

Kemudian Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Menteri BUMN Kartika Wiroatmodjo, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Selain itu, tampak pula Ketua MPR Bambang Soesatyo.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here