AKP Sulman Aziz. (galamedia.com)

MINEWS.ID, JAKARTA – Mantan Kapolsek Pasirwangi Garut, AKP Sulman Aziz, yang menuding ada mobilisasi polisi untuk mendukung Jokowi, membuat pernyataan publik melalui twitter.

Isinya membantah semua hal yang sudah dia lakukan sejak seminggu belakangan untuk menyebarkan informasi bahwa polisi di wilayah Polres Garut diminta melakukan mobilisasi untuk mendukung Jokowi.

Pernyataan melalui video berdurasi 2 menit, 20 detik itu juga membenarnya pernyataannya di lembaga bantuan hukum Lokatara didasari emosi. Dari lembaga itu lah informasi dukungan polisi Garut kepada Jokowi menjadi viral.

Dalam video itu, Sulman membenarkan dasar mutasinya dari Kapolsek Pasirwangi karena telah berfoto dengan seorang panitia pemenangan Prabowo-Sandi.

Di situ Sulman juga menyatakan perintah dari Kapolres Garut bukan untuk mendukung calon petahana, melainkan untuk memetakan kekuatan kedua pasangan calon presiden.

Tujuannya untuk mengantisipasi masalah keamanan yang mungkin ditimbulkan dari kontestasi pemilihan presiden maupun legislatif.

Pada Pemilihan Presiden kali ini hanya ada dua pasangan kandidat. Pertama adalah pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Berikut pernyataan Sulman Aziz selengkapnya.;