majelis ulama Indonesia, bicara soal penistaan agama
Majelis Ulama Indonesia

MINEWS, JAKARTA-Dianggap tidak peka dengan isu sensitif soal agama. Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Misbahul Ulum menyesalkan pidato Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno.

Menurut dia, seharusnya Sukmawati lebih peka terhadap hal-hal yang sensitif, khususnya terhadap umat Islam, mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.

Misbahul mengatakan MUI sendiri belum bersikap atas pidato Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Menurutnya, pidato Sukmawati itu harus dianalisis berbagai aspek.

Sebelumnya, Sukmawati dilaporkan oleh Korlabi ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait ucapannya yang membandingkan Sukarno dengan Nabi Muhammad SAW. Selain Korlabi, Sukmawati dilaporkan oleh Forum Pemuda Muslim Bima (FPMB) ke Bareskrim Polri.

Mereka melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama sesuai dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

Sukmawati sendiri membantah jika dikatakan menistakan agama terkait ucapannya yang menyinggung Nabi Muhammad SAW. Ia menyebut Nabi Muhammad dan Sukarno memiliki derajat yang berbeda yang tidak bisa dibandingkan.

Sukmawati menyebut tidak pernah memiliki niat menistakan agama. Dia juga mengakui memiliki kecintaan terhadap Rasul.