Vaksin virus corona buatan Pfizer. (Foto: ABC News)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk digunakan. Negeri Ratu Elizabeth juga memastikan vaksin virus corona tersebut akan diluncurkan mulai pekan depan.

“Pemerintah hari ini telah menerima rekomendasi dari Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) independen untuk menyetujui vaksin COVID-19 yakni Pfizer-BioNTech untuk digunakan,” kata pemerintah Inggris, melansir English al Arabiya, Rabu, 2 Desember 2020.

“Vaksin akan tersedia di seluruh Inggris mulai pekan depan,” sambungnya.

Sementara Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan program tersebut akan dimulai awal pekan depan. “Ini kabar yang sangat bagus,” ucapnya.

Vaksin virus corona buatan Pfizer dan BioNTech menjadi pertama yang dinyatakan sukses dalam uji klinis fase III. Efektivitas vaksin virus corona ini diklaim mencapai 90% dalam mencegah virus corona.

Tak heran bila kemudian perkembangan ini disebut sebagai “hari yang penting untuk sains dan kemanusiaan.” Penemuan vaksin virus corona ini diharapkan dapat mengakhiri pandemi panjang yang telah merenggut 1,2 juta nyawa di seluruh dunia.

Klaim Pfizer dibuat berdasarkan penelitian eksternal dan independen yang dilakukan Data Monitoring Committee terhadap uji coba tahap ketiga. Evaluasi vaksi dilakukan terhadap 94 pasien positif virus corona dari 43,538 partisipan uji vaksin.

Dr Scott Gottlieb, mantan komisioner FDA AS dan anggota dewan direksi Pfizer, mengatakan vaksin Pfizer-BioNTech kemungkinan akan tersedia terbatas akhir Desember dan tersedia luas akhir triwulan ketiga 2021.

Pfizer dan BioNTech diperkirakan akan memproduksi 50 juta dosis vaksin tahun ini dan hingga 1,3 miliar dosis di 2021. Satu orang membutuhkan dua dosis. Pfizer juga sudah menandatangani perjanjian dengan Pemerintahan AS era Donald Trump senilai US$ 2 miliar untuk 100 juta dosis vaksin.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here